Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gunung Kila kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), sejak Maret tahun ini mulai diberlakukan tarif penggunaan air perusahaan tersebut. Hal ini disampaikan Direktur PDAM Gunung Kila, Rosi Padedi S, ST, Jum'at (8/2/2019).
Melalui Kasubbag Hukum dan Hubungan Pelanggan, Yulizar, SH mengatakan bahwa bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas air bersih PDAM Gunung Kila sejak bulan depan akan dikenakan tarif sesuai keputusan Bupati kabupaten Abdya Nomor 607 Tahun 2018.
"Mulai bulan Maret 2019 PDAM Gunung Kila sudah mulai berlakukan tarif air minum. Ini sesuai keputusan Bupati Abdya tahun 2018," ungkap Yulizar, SH.
Selanjutnya, Kasubbag Hukum dan Hubungan Pelanggan PDAM-GK Abdya ini juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar melakukan pendaftaran jika hendak menjadi pelanggan perusahaan.
"Kepada (masyarakat) yang ingin berlangganan bisa ke kantor PDAM Gunung Kila untuk mendaftar dan melakukan pemasangan meteran (water meter)," katanya.
Begitu halnya bagi yang telah melakukan pemasangan water meter namun tidak terdaftar di perusahaan PDAM-GK, pihaknya akan melakukan penertiban guna tidak ada yang ilegal.
"PDAM juga akan melakukan penertiban, terutama terhadap pemasangan (water meter) liar," sebut Yulizar.
Disinggung Yulizar, dalam memberikan pelayanan air minum yang maksimal kepada masyarakat, PDAM-GK Abdya saat ini sedang memperbaiki jaringan-jaringan pipa yang kurang berfungsi.
"Saat ini PDAM sedang memperbaiki beberapa titik jaringan yang bocor dan terputus dari sebelumnya," ujar Yulik.
Adapun tarif air minum PDAM-GK yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Abdya adalah sebagaimana di gambar table berikut;