Powered by Blogger.

Mobile Menu

Bola

ShowBiz

Bisnis

Asian Games 2018

CPNS 2018

Liputan9

Liputan9
Liputan9

Menu Bawah

Populer

Follow Us

Advertisement

Top Ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

More News

logoblog

Pilkada Berbeda Pilihan Itu Manusiawi, Jangan Konflik

26 April 2018


Persatuan adalah aspek penting yang harus dikedepankan, hal itu disampaikan Anggota MPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel (26/4). 

“Sangat wajar jika kita berbeda pilihan dalam pilkada, karena ini adalah demokrasi. Pilihan setiap orang harus dihormati, mereka boleh menyampaikan aspirasi sesuai dengan hati nuraninya. Namun tentunya hal ini harus dilakukan dalam batas-batas aturan main yang ditentukan," ujar anggota MPR RI dapil Kalsel I tersebut.

Habib Aboe mengingatkan mengenai potensi adanya gesekan dan konflik saat pilkada. “Semua bisa saja terjadi, termasuk adanya situasi panas yang berujung konflik. Apalagi seperti di Hulu Sungai Selatan ini, yang hanya ada dua pasangan calon. Adanya pola head to head bisa menimbulkan situasi yang memanas, karenanya semua pihak harus menahan diri," jelas anggota Komisi III DPR RI tersebut.

“Persatuan dan kesatuan harus ditempatkan diatas kepentingan kontestasi pilkada. Apapun alasannya komtestasi ini jangan memecah kemajemukan kita, jangan pula merenggangkan persatuan kita. Nikmati saja proses demokrasi ini seperti sebuah invitasi dalam olahraga,” pesan wakil ketua Fraksi PKS tersebut pada peserta.

“Siapapun lawan dalam Pilkada, dianadalah partner dalam demokrasi. Bila tidak ada lawan, kita hanya melawan kontak kosong, itu berasa hambar dan demokrasi kita tidak sehat. Karenanya, kita syukuri situasi ini dan kita rawat persatuan yang kita miliki,” pungkasnya.