Powered by Blogger.

Mobile Menu

Bola

ShowBiz

Bisnis

Asian Games 2018

CPNS 2018

Liputan9

Liputan9
Liputan9

Menu Bawah

Populer

Follow Us

Advertisement

Top Ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

More News

logoblog

Longsor di Ponorogo: 29 Orang Hilang, 32 Rumah Tertimbun

01 April 2017
Sebanyak 29 orang hilang menyusul bencana longsor yang menimbun 32 rumah di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu ( 1/4/2017) pagi.

"Data sementara 32 rumah yang tertimbun tanah longsor dan 29 orang hilang di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo," Ujar Adhy Karyono, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam - Kemensos RI.

Adhy mengatakan, longsor yang berasal dari tebing ketinggian 100 meter menimbun rumah warga Desa Banaran sekitar pukul 07.40 pagi. Pusat kejadian longsor berada di RT 01 RW 01 Dkh. Tangkil Ds. Banaran Kec. Pulung Kab. Ponorogo.

Menurut data BPBD kab. Ponorogo, tiga minggu yg lalu, diketahui bahwa lokasi kejadian sudah mengalami retakan kurang lebih 30 cm. Retakan tersebut berangsur angsur mengalami penambahan turunan menjadi sembilan meter pada satu minggu kemudian dan 15 meter dalam tiga minggu kemudian, hingga kemarin tanggal 31 Maret 2017 menjadi 20 meter. Selanjutnya beberapa hari terakhir lokasi diguyur hujan lebat, terakhir hujan terjadi pada hari Jumat tgl 31 Maret 2017 sore setelah itu disusul tgl 1 April 2017 pada Pukul. Kejadian longsor sendiri terjadi pada pukul 07.40 Wib yang menimpa rumah serta warga. 

Kementerian sosial melalui pilar Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berjumlah 40 orang dan tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Ngebel telah membuka dapur umum lapangan dan ikut melakukan evakuasi korban yang masih tertimpa longsor. 

Adhy menjelaskan bahwa akan ada tambahan personil TAGANA sedang bergerak dari kabupaten trenggalek, kabupaten tulung agung, kabupaten madiun dan kabupaten malang.. (Dika/PSKBA).